Tiga Hari Menempa Karakter di Alam Terbuka

Semangat kepramukaan kembali hadir di SMP Negeri 1 Karanglewas melalui keikutsertaan Pramuka Penggalang dalam Jambore Pramuka Penggalang Tingkat Kwartir Ranting Karanglewas Tahun 2026 (JAMRAN Karanglewas 2026) yang dilaksanakan pada 12–14 Agustus 2026 di Lapangan Desa Pangebatan. Mengusung tema “Tabah, Tangguh, Terampil”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran di luar kelas yang memberikan pengalaman bagi peserta didik untuk mengembangkan kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, kepemimpinan, serta keterampilan kepramukaan.

Keikutsertaan SMP Negeri 1 Karanglewas dalam JAMRAN 2026 berada dalam arahan dan dukungan Kepala Sekolah, Dwi Riyani Darma S., S.Pd., M.Pd. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar dan mengembangkan karakter melalui pengalaman langsung di lingkungan perkemahan.
Berangkat dengan Doa, Restu, dan Motivasi

Sebelum berangkat menuju lokasi JAMRAN, para peserta terlebih dahulu berpamitan dan bersalaman dengan Kepala Sekolah serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kristianah, S.Si. Momen tersebut menjadi simbol restu sekaligus penguatan moral bagi peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat, tertib, dan penuh tanggung jawab.
Peserta juga diingatkan untuk menjaga nama baik sekolah serta menunjukkan sikap sebagai Pramuka Penggalang yang disiplin dan mampu menghargai sesama. Arahan tersebut menjadi bekal bagi peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya.
Keberhasilan dalam kegiatan perkemahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap. Tabah ketika menghadapi kesulitan, tangguh ketika menghadapi tantangan, serta terampil ketika menyelesaikan tugas menjadi nilai yang diharapkan tumbuh selama JAMRAN berlangsung.
Dari Lapangan untuk Kehidupan

JAMRAN Karanglewas 2026 menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar melalui pengalaman nyata. Berbagai aktivitas yang dilakukan secara berkelompok mendorong peserta untuk membangun kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, serta kecakapan kepramukaan.
Tabah Menghadapi Tantangan

Tema “Tabah, Tangguh, Terampil” bukan sekadar rangkaian kata, tetapi menjadi nilai yang dihidupkan melalui berbagai pengalaman selama perkemahan.
Sikap tabah dilatih ketika peserta harus beradaptasi dengan lingkungan baru, mengikuti jadwal kegiatan, menyelesaikan tugas, dan menghadapi berbagai situasi selama perkemahan. Peserta belajar untuk tetap berusaha ketika menghadapi kesulitan, saling memberikan semangat, dan mencari solusi bersama.
Hal-hal sederhana seperti menyiapkan perlengkapan, menyelesaikan tugas kelompok, maupun mengikuti kegiatan lapangan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
Tangguh dalam Mental dan Kemandirian
Nilai tangguh berkaitan erat dengan kemampuan menghadapi tantangan dengan penuh tanggung jawab. Selama berada di lingkungan perkemahan, peserta belajar mengatur kebutuhan diri, menaati aturan, menjaga kedisiplinan, dan menjalankan tugas yang telah diberikan.
Ketangguhan juga tumbuh melalui kerja sama. Setiap anggota kelompok memiliki kemampuan yang berbeda dan dapat saling melengkapi. Dari proses tersebut, peserta belajar untuk membantu, mendukung, dan menghargai satu sama lain.
Dengan demikian, pengalaman di JAMRAN tidak hanya membentuk pribadi yang lebih mandiri, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan dalam sebuah kelompok membutuhkan kontribusi dan kepedulian setiap anggota.
Terampil melalui Pengalaman
Keterampilan menjadi bagian penting dalam JAMRAN 2026. Berbagai aktivitas kepramukaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kecakapan praktis, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kreativitas.
Pembelajaran yang dilakukan secara langsung membuat peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui teori, tetapi juga mengalami proses praktik. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun kebiasaan berpikir kreatif, berkomunikasi, mengambil peran, serta bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Pembinaan dan Pendampingan yang Berkelanjutan
Dalam pelaksanaan JAMRAN 2026, peserta SMP Negeri 1 Karanglewas mendapatkan pendampingan dari Ka Gudep Putra, Sartam, S.Pd., dan Ka Gudep Putri, Lutfi Yuli Arifiani, S.Pd.
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga kekompakan, serta mengambil setiap pengalaman sebagai bagian dari proses pendidikan karakter.
Dukungan juga diberikan oleh seluruh pembina Pramuka di pangkalan SMP Negeri 1 Karanglewas. Selama kegiatan berlangsung, para pembina melaksanakan piket secara bergantian sesuai jadwal yang telah disepakati bersama.
Kehadiran pembina secara bergiliran menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam memberikan perhatian dan pendampingan kepada peserta. Dengan pendampingan tersebut, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, percaya diri, dan penuh tanggung jawab.
Persaudaraan, Kepemimpinan, dan Kecakapan

Selain mengembangkan keterampilan, JAMRAN Karanglewas 2026 menjadi ruang untuk membangun persaudaraan antarpeserta. Kegiatan yang dilakukan bersama mendorong peserta untuk berkomunikasi, berbagi peran, menyelesaikan persoalan, dan mengambil keputusan secara bersama-sama.
Pengalaman tersebut juga menjadi latihan kepemimpinan. Peserta belajar memimpin diri sendiri sebelum belajar memimpin kelompok, bertanggung jawab terhadap tugas, serta memahami pentingnya menghargai peran setiap anggota.
Bagi SMP Negeri 1 Karanglewas, proses tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, kecakapan sosial, kemandirian, dan rasa tanggung jawab.
Dukungan Sekolah untuk Pendidikan Karakter
Arahan Kepala Sekolah, Dwi Riyani Darma S., S.Pd., M.Pd., menjadi landasan penting dalam keikutsertaan peserta didik pada JAMRAN 2026. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka memiliki peran dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah.
Motivasi dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kristianah, S.Si., pada saat pemberangkatan juga menjadi penguatan bagi peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap, serta membawa nama baik SMP Negeri 1 Karanglewas.
Melalui kegiatan seperti JAMRAN, peserta didik memperoleh kesempatan untuk belajar memimpin diri sendiri, mengelola tanggung jawab, beradaptasi dengan lingkungan, bekerja sama, dan menyelesaikan persoalan bersama.
Menghidupkan Nilai-Nilai Kepramukaan

JAMRAN Karanglewas 2026 menjadi momentum untuk menghayati nilai-nilai kepramukaan melalui penerapan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat. Kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat membantu sesama merupakan sikap yang perlu terus dibangun dalam keseharian.
Tiga hari di Lapangan Desa Pangebatan menjadi bagian dari perjalanan peserta Pramuka Penggalang SMP Negeri 1 Karanglewas dalam mengenal tantangan, membangun kemandirian, mengembangkan keterampilan, dan memperkuat persaudaraan.
Dengan tema “Tabah, Tangguh, Terampil”, JAMRAN 2026 diharapkan memberikan pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta dan menjadi bekal untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Dukungan Kepala Sekolah, pendampingan Ka Gudep Putra dan Putri, motivasi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta keterlibatan seluruh pembina menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
Dari lapangan perkemahan, tumbuh keberanian. Dari kerja sama, tumbuh persaudaraan. Dari tantangan, lahir ketangguhan. Dari pengalaman, tumbuh Pramuka yang semakin tabah, tangguh, dan terampil.
Penulis,
Sartam, S.Pd. (Ka.Gudep Putra SMPN 1 Karanglewas)



